This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Network Tools. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Network Tools. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Januari 2018

Penjelasan Lengkap Tentang Hasil Ping Pada Command Prompt

Sesuai janji saya pada artikel sebelumnya yang sudah saya posting beberapa waktu lalu dengan judul Benarkah PING Pada CMD Bisa Mempercepat Koneksi Internet ? Kali ini saya akan membahas mengenai output / hasil dari perintah PING yang kita lakukan dari jendela command prompt.

Diartikel tersebut saya sudah menjelaskan mengenai apa itu PING, fungsi PING serta kaitannya dengan kecepatan akses internet. Setelah mengetahui itu semua, ada hal lain yang tidak kalah penting yaitu membaca output yang dihasilkan dari perintah PING.

Dalam proses troubleshooting, output dari hasil ping sangat penting untuk diketahui karena dengan membaca hasil ping maka kita bisa menyimpulkan langkah apa yang selanjutnya harus dilakukan untuk memperbaiki masalah yang sedang terjadi didalam jaringan kita.

Berikut contoh output dari hasil ping yang saya lakukan ke salah satu situs di internet yaitu www.google.co.id.

Penjelasan Lengkap Tentang Hasil Ping Pada Command Prompt

Singkatnya, dari contoh keluaran hasil ping diatas dapat kita simpulkan bahwa komputer yang saya gunakan sudah berhasil terhubung dengan www.google.co.id, dengan begitu berarti saya dapat mengakses alamat URL tersebut dari web browser.

Intinya, kalau keluaran dari perintah ping muncul pesan "Reply form bla bla bla .. " berarti sudah berhasil terhubung, titik!

Se-simple itukah membaca keluaran hasil ping ? Bisa iya, bisa juga tidak, bagi sobat yang berprofesi sebagai IT / Network Engineer tentu saja tool utilitas yang satu ini sangat penting sekali untuk keperluan troubleshoot, jadi memahami setiap output yang dihasilkan dari perintah ping merupakan suatu keharusan.

Mari kita jabarkan, dari contoh output diatas ada 4 bagian penting yang akan kita bahas diantaranya yaitu.

C:\Users\dodiventuraz>ping www.google.co.id

Baris ini disebut "prompt" yaitu tempat user mengetikkan perintah salah satunya perintah ping ini, selain perintah ping, terdapat beberapa perintah lain yang berguna untuk keperluan troubleshooting jaringan yang bisa sobat baca diartikel berikut.

Baca juga :
5 Perintah dasar jaringan pada command prompt

Balik lagi ke topik pembahasan, dari contoh diatas saya mengetikkan perintah ping spasi www.google.co.id, apa maksud dari perintah tersebut ? maksudnya yaitu saya melakukan uji coba konektivitas untuk mengetahui apakah PC saya sudah berhasil terhubung ke host tersebut atau belum.

Pinging www.google.co.id [172.217.27.131] with 32 bytes of data:

Baris ini berisi informasi mengenai IP Address dari host yang kita tuju (ping) dan juga besaran paket data yang dikirimkan, secara default ketika kita mengetikkan perintah ping, maka packet size yang dikirimkan yaitu sebesar 32 bytes.

Reply from 172.217.27.131: bytes=32 time=65ms TTL=46
Reply from 172.217.27.131: bytes=32 time=65ms TTL=46
Reply from 172.217.27.131: bytes=32 time=67ms TTL=46
Reply from 172.217.27.131: bytes=32 time=69ms TTL=46

Sedangkan, baris ini merupakan pesan balasan yang kita terima dari host yang dituju, dalam hal ini google.co.id, dikarenakan PC saya berhasil terhubung ke host tersebut maka pesan balasan yang saya terima berupa ping reply.

Sejatinya cara kerja dari tool utilitas ping ini yaitu dengan cara mengirimkan sebuah pesan / paket ke host tujuan (ICMP Echo Request), jika pesan / paket yang dikirim berhasil sampai dan diterima oleh host yang dituju, maka selanjutnya host tujuan akan memberikan balasan (ICMP Echo Reply) yang memberitahukan bahwa pesan atau paket tersebut sudah diterima.

Dalam contoh kasus ini, saya mendapatkan pesan balasan dari host yang saya tuju yaitu google.co.id berupa informasi waktu (time) yang dibutuhkan oleh sebuah paket yang dikirimkan untuk bisa sampai ke tujuan yaitu kisaran antara 65-69 millisecond (ms) dan juga nilai TTL (time to live) sebesar 46 serta jumlah paket data yaitu 32 bytes.

Selain ping Reply yang menunjukkan bahwa host yang kita tuju sudah berhasil menerima dan memberikan balasan dari paket yang kita kirimkan yang mengindikasikan bahwa kita sudah bisa berkomunikasi dengan host tujuan, ternyata ada pesan lain yang kemungkinan kita dapatkan ketika menjalankan perintah ping ini, diantaranya yaitu.

A. Request Time Out (RTO) 
Pesan ini identik sekali dengan koneksi down, seakan-akan ketika hasil ping menunjukkan request timeout maka secara otomatis koneksi internet pun tidak tersambung, padahal kenyataanya sama sekali tidak seperti itu, penyebab terjadinya request timeout disebabkan oleh beberapa hal yaitu :

  1. Pesan yang dikirimkan (ping) tidak sampai ke host tujuan, bisa jadi disebabkan karena host tujuan malakukan drop terhadap paket icmp (ping dan traceroute) yang masuk.
  2. Kehabisan bandwidth, kejadian ini bisa terjadi manakala lalu lintas didalam jaringan sedang sangat sibuk (baik disisi pengirim maupun disisi penerima) yang mengakibatkan packet icmp yang dikirimkan oleh si pengirim tidak berhasil terkirim.
  3. Pesan yang dikirimkan berhasil sampai ke host tujuan namun host tujuan tidak memberikan pesan balasan, dan lain-lain.

B. Destination Host Unreachable
Pesan ini mengindikasikan bahwa host yang dituju tidak dapat dicapai, ini biasanya terjadi karena tidak adanya jalur (routing) antara pengirim dan penerima pesan (host yang dituju), ataupun bisa terjadi karena faktor lain, misalnya saja kerusakan NIC, konektor, kabel LAN, access point dan lain sebagainya.

Ping Statistics
Ping statistics merupakan hasil akhir dari perintah ping yang dijalankan, pada bagian ini disebutkan berapa jumlah paket yang dikirim, jumlah paket yang diterima dan juga persentase paket yang hilang ditengah jalan.

Ping statistics for 172.217.27.131:
    Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
    Minimum = 65ms, Maximum = 69ms, Average = 66ms

Selain itu, pada bagian ini juga ditampilkan perkiraan waktu pulang pergi dalam satuan milidetik (ms), seperti waktu minimum, waktu maksimum dan rata-rata waktu yang ditempuh oleh sebuah paket ketika pulang pergi dari pengirim ke penerima dan sebaliknya.

Bytes
Merupakan besaran paket data yang dikirimkan, apabila kita tidak menyatakan besaran paket yang akan dikirimkan, maka komputer secara otomatis akan menentukan sendiri besaran paket datanya, yaitu sebesar 32 bytes (Windows) dan 64 bytes (Linux). Namun, besaran paket data ini bisa disesuaikan sesuai kebutuhan dengan format perintah sebagai berikut.

Ping (host_tujuan) -l (jumlah_paket)

Contoh.

C:\Users\TutorJaringanku> ping www.google.co.id -l 500

Dari contoh diatas saya mengirimkan paket sebesar 500 bytes ketika menjalankan ping ke google.co.id, paket data ini bisa disebut sebagai "beban" dimana semakin besar jumlah paket data yang dikirimkan maka akan semakin membebani jaringan kita.

Jumlah paket data maksimum yang dapat dikirim yaitu sebesar 65500 bytes (Windows) dan 65507 bytes (Linux), opsi ini juga biasa digunakan untuk menguji performa jaringan dengan cara mengirimkan paket data yang besar ketika melakukan ping, apabila latency yang dihasilkan stabil dan tidak terdapat RTO maka bisa dipastikan bahwa performa jaringan sedang dalam kondisi yang prima.

Time
Time adalah total waktu tempuh yang dibutuhkan oleh sebuah paket untuk melakukan perjalanan pulang pergi dari pengirim ke penerima dan sebaliknya, ping time ini ditentukan dengan satuan millisecond (ms) dimana semakin kecil ping time yang dibutuhkan maka bisa dipastikan bahwa koneksi sedang dalam keadaan bagus.

Sedangkan, apabila ping time yang dihasilkan cukup besar maka bisa dipastikan bahwa kualitas koneksi dalam keadaan yang buruk, namun ping time yang besar tidak selalu identik dengan kondisi jaringan yang buruk, ping time yang besar bisa jadi disebabkan karena host yang dituju jaraknya cukup jauh dan melewati rute yang panjang.

TTL (Time to Live)
TTL atau Time to Live merupakan limit waktu / batas lompatan yang diberikan untuk satu perjalanan pulang pergi sebuah paket data, parameter TTL terdiri dari 1 sampai dengan 255 (8 bit) yang disematkan pada header paket, besaran nilai TTL sudah ditentukan secara default oleh sistem operasi yang digunakan oleh pengirim dan nilainya akan terus berkurang 1 setiap kali paket data melewati router.

Secara default nilai TTL pada sistem operasi Windows dan Linux berjumlah 64, yang memungkinkan maksimum 64 kali lompatan dari router ke router sebelum akhirnya paket data tersebut dibuang (discard).

TTL expired in transit, ini merupakan kondisi dimana limit yang sudah diberikan habis sebelum paket data sampai ke tujuan, pesan yang ditampilkan pada jendela command prompt hanya akan muncul Reply from x.x.x.x: TTL expired in transit, sehingga kita tidak akan tahu berapa waktu yang dibutuhkan oleh paket data tersebut untuk sampai ke tujuan dan kembali lagi.

Dari contoh gambar diatas bisa dilihat bahwa TTL yang kembali ketika saya test ping ke host google.co.id yaitu sebesar 46, ini berarti paket ICMP yang saya kirimkan melewati 18 router untuk sampai ke host google.co.id dan sebaliknya, cara menghitungnya yaitu :

64 (TTL awal yang dikirimkan) dikurangi dengan 46 (TTL akhir ketika test ping ke host google.co.id), hasinya = 18, yang berarti terdapat 18 lompatan (hop) yang dilalui oleh paket ketika pulang pergi dari pengirim ke penerima dan sebaliknya.

Sebagai pembuktian, saya mencoba melalukan trace dengan perintah tracert (traceroute) untuk mengetahui jumlah hop yang dilalui.

Penjelasan Lengkap Tentang Hasil Ping Pada Command Prompt

Dan ternyata benar, hasil tracert menunjukkan bahwa terdapat 18 hop router yang dilalui oleh sebuah paket data yang dikirimkan agar sampai ke tujuan yaitu google.co.id.

Conclusion

Alhamulillah, selesai sudah pembahasan mengenai penjelasan lengkap tentang hasil ping pada command prompt, ini merupakan salah satu pengetahuan dasar yang harus sobat kuasai ketika belajar networking, karena buah daripada jaringan komputer ialah ping reply, semua network engineer ketika melakukan setup jaringan hanya mencari ping reply saja.

Jadi, ketika sobat sudah selesai melakukan setup jaringan dan ping reply tak kunjung didapat, maka kemungkinan ada konfigurasi yang terlewat, nah dengan tool / perintah ping yang ada pada jaringan komputer tentu saja sangat membantu untuk proses troubleshooting, sehingga sobat harus memahami setiap output dari hasil ping yang ditampilkan.

Tujuannya adalah agar sobat mengetahui langkah apa yang harus dilakukan selanjutnya untuk memecahkan problem yang dihadapi, itttuuuuu (mario teduh style).

Semoga sedikit ilmu yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat untuk kita semua, mohon dimaklumi apabila ada penjelasan yang kurang tepat, karena manusia tidak pernah luput dari salah dan khilaf, untuk itu saya akan senang sekali apabila sobat mau memberikan kritik dan saran melalui kolom komentar agar setiap kesalahan di artikel ini dapat saya perbaiki lagi, terima kasih.

Senin, 11 Desember 2017

Benarkah PING Pada CMD Bisa Mempercepat Koneksi Internet ?

Benarkah PING Pada CMD Bisa Mempercepat Koneksi Internet ? Inilah topik yang akan saya bahas pada artikel kali ini, pertanyaan tersebut terlintas begitu saja dalam benak saya ketika melihat salah satu tautan artikel yang diposting oleh seorang blogger di media sosial Facebook.

Benarkah PING Pada CMD Bisa Mempercepat Koneksi Internet ?


Bukan hanya sekali dua kali saya menemukan tulisan serupa baik itu di media sosial maupun di blog-blog yang ada di Internet, banyak sekali blogger diluar sana yang melakukan "Pembodohan" dengan membuat artikel yang menyesatkan seperti itu.

Ini terbukti ketika saya mencoba mengetikkan kata kunci Cara mempercepat koneksi internet dengan PING di kolom pencarian mesin telusur Google, hasilnya luar biasa mengejutkan, ada sekitar 153.000 hasil pencarian yang membahas tutorial / artikel serupa.

Benarkah PING Pada CMD Bisa Mempercepat Koneksi Internet ?

Memang, di negara kita tercinta Indonesia ini koneksi internet dengan kecepatan tinggi belum merata seluruhnya, sehingga bukan hal yang aneh apabila para pengguna internet di negara kita masih senang mencari trik-trik di internet yang berhubungan dengan cara membuat koneksi internet makin cepat

Jadi wajar saja apabila artikel atau tutorial seperti itu banyak dicari oleh pengunjung, impact yang terjadi bagi pemilik blog tersebut adalah menlonjaknya jumlah kunjungan / traffic yang masuk ke blog atau website mereka sehingga mereka bisa mendulang pundi-pundi rupiah dari iklan yang dipasang diblog mereka.

Sederhananya adalah, dengan memposting artikel / tutorial yang banyak dicari oleh orang lain maka akan membuat traffic yang masuk ke blog tersebut meningkat yang tentu saja akan berimbas kepada pendapatan yang dihasilkan dari iklan.

Namun saya sangat menyayangkan apabila alasan tersebut yang menjadi motif para blogger-blogger diluar sana membuat konten artikel yang menyesatkan, memberikan sesuatu informasi atau pengetahuan yang salah kaprah.

Berangkat dari pemikiran tersebut, pada kesempatan ini saya akan coba meluruskan pemahaman yang salah kaprah mengenai fungsi Ping pada jaringan komputer, untuk itu kita perlu memahamai apa itu Ping, fungsi Ping, serta kegunaanya dalam jaringan komputer.


Pengertian PING (Packet Internet Groper)


Dikutip dari Wikipedia. PING singkatan dari Packet Internet Groper merupakan sebuah program utilitas yang dapat digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP), dengan program utilitas Ping kita dapat menguji konektivitas apakah sebuah host / komputer pada jaringan dapat terhubung dengan host / komputer yang lain atau tidak.

Aplikasi Ping sendiri menggunakan protocol Internet Control Message Protocol (ICMP), untuk penjelasan lebih detailnya sobat bisa membacanya disini.


Cara Kerja Perintah PING (Packet Internet Groper)


Cara kerja Ping yaitu dengan cara mengirimkan sebuah pesan kepada IP address komputer tujuan (icmp echo request) baik yang masih dalam satu jaringan ataupun yang berbeda jaringan, jika pesan yang dikirimkan oleh komputer pengirim berhasil sampai dan diterima oleh komputer / perangkat yang dituju, maka selanjutnya komputer tujuan akan mengirimkan pesan balasan (icmp echo reply) yang memberitahukan bahwa pesan yang dikirimkan tersebut sudah berhasil diterima.

Dengan adanya pesan balasan dari komputer tujuan berupa icmp echo reply, maka kita akan mendapatkan output Ping pada CMD / console terminal yang isinya kurang lebih seperti ini.

➜  ~ ping 192.168.12.1
PING 192.168.12.1 (192.168.12.1) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 192.168.12.1: icmp_seq=1 ttl=64 time=6.60 ms
64 bytes from 192.168.12.1: icmp_seq=2 ttl=64 time=8.39 ms
64 bytes from 192.168.12.1: icmp_seq=3 ttl=64 time=4.89 ms
^C
--- 192.168.12.1 ping statistics ---
3 packets transmitted, 3 received, 0% packet loss, time 2001ms
rtt min/avg/max/mdev = 4.897/6.634/8.399/1.429 ms

Dari contoh output perintah Ping diatas, saya melakukan ujicoba konektivitas jaringan dari komputer saya ke IP Gateway yaitu 192.168.12.1 untuk mengetahui apakah komputer saya dapat terhubung dengan Gateway atau tidak.

Dan ternyata, dari hasil pengujian seperti contoh output diatas didapatkan hasil bahwa komputer saya sudah berhasil terhubung ke Gateway (dalam hal ini adalah Router), darimana saya tahu bahwa komputer saya berhasil terhubung ke Gateway ?

Ini bisa dilihat dari pesan balasan yang didapat ketika melakukan Ping ke IP 192.168.12.1 yang menyatakan bahwa paket yang saya kirimkan yaitu berjumlah 64 bytes data dengan TTL (time to live) sebesar 64 dan time berkisar antara 4 - 8 ms (millisecond).


Fungsi Perintah PING (Packet Internet Groper)


Sekarang pembahasan kita sudah semakin mengerucut karena kita sudah masuk ke pembahasan mengenai fungsi dari perintah Ping itu sendiri, seperti yang sudah saya jelaskan diatas, bahwa program atau tool utilitas Ping ini digunakan untuk melakukan uji konektivitas dalam sebuah jaringan.

Sebagai contoh, kita ingin mengetahui apakah komputer yang kita pakai sudah terkoneksi ke internet atau belum ? maka kita bisa mengetest nya dengan menjalankan perintah Ping ke salah satu situs / website di internet pada CMD (Command Prompt) atau console terminal, contoh.

➜  ~ ping www.google.co.id

Apabila didapatkan hasil atau output seperti dibawah, itu berarti komputer yang kita pakai sudah berhasil terkoneksi ke internet.

➜  ~ ping www.google.co.id
PING www.google.co.id (172.217.27.131) 56(84) bytes of data.
64 bytes from tsa03s02-in-f131.1e100.net (172.217.27.131): icmp_seq=1 ttl=46 time=67.9 ms
64 bytes from tsa03s02-in-f131.1e100.net (172.217.27.131): icmp_seq=2 ttl=46 time=76.2 ms
64 bytes from tsa03s02-in-f131.1e100.net (172.217.27.131): icmp_seq=3 ttl=46 time=66.7 ms
^C
--- www.google.co.id ping statistics ---
3 packets transmitted, 3 received, 0% packet loss, time 2002ms
rtt min/avg/max/mdev = 66.770/70.340/76.255/4.223 ms



Output dari hasil Ping tidak selalu "Reply From ...", tergantung dari status jaringan yang sedang diujicoba apakah kondisinya terhubung atau tidak, untuk penjelasan masing-masing output dari perintah Ping sendiri akan saya bahas dilain artikel.

Sampai disini saya anggap sobat sudah memahami apa itu perintah Ping, Fungsi Ping, dan juga cara kerja dari perintah Ping itu sendiri.

Sekarang kita masuk ke inti pembahasan dari artikel ini, yaitu :

Benarkah Ping pada CMD (Command Prompt) bisa mempercepat koneksi internet ?

Apabila sobat sudah mempelajari apa yang saya paparkan diatas, saya rasa sobat sudah bisa menyimpulkan sendiri bahwa tidak ada keterkaitan antara Ping dengan teknik mempercepat koneksi internet.

Karena perintah Ping tidak dapat menyelesaikan atau memperbaiki problem yang terjadi pada jaringan komputer, Ping hanya bisa mendeteksi penyebab dari problem yang terjadi. Kalau memperbaiki masalah yg terjadi pada jaringan saja tidak bisa, bagaimana mungkin dengan Ping pada jendela CMD bisa membuat koneksi internet jadi lebih stabil bahkan lebih cepat ?

Apabila sobat membaca tutorial-tutorial tentang cara mempercepat koneksi internet dengan Ping pada CMD yang banyak bertebaran di internet, disana dijelaskan bahwa untuk mempercepat koneksi internet caranya yaitu dengan melakukan Ping pada jendela CMD dengan format perintah sebagai berikut.

C:\Users\TutorJaringanku> ping -l 500 IP-DNS -t

Contoh ..

C:\Users\TutorJaringanku> ping -l 500 192.168.14.1 -t

Setelah menjalankan perintah Ping tersebut lalu kita tinggal me-minimize jendela CMD nya saja, biarkan Ping bekerja dibelakang layar dan rasakan manfaatnya, walhasil koneksi internet jadi ngebut wuzz wuuzz wuuzzz ... Yaelah 😏

Penjelasan !!!
Sebagai seorang yang berkecimpung di dunia jaringan komputer (meskipun masih Newbie), saya merasa risih dan jijik dengan ulah para blogger yang menulis artikel / tutorial sesat seperti itu, dimana mereka mengatakan bahwa dengan cara menjalankan perintah Ping pada CMD dengan format seperti diatas akan mempengaruhi dan membuat koneksi internet kita jauh lebih cepat.

Padahal kenyataanya menjalankan perintah Ping pada jendela command prompt sama sekali tidak mempengaruhi kecepatan koneksi internet.

Lalu apa maksud dan tujuan yang sebenarnya ketika menjalankan perintah Ping tersebut ? jadi gini, ketika koneksi internet dirasa lambat, lelet, lemot dan kita ingin mengetahui seberapa bagus kualitas koneksi jaringan yang ada maka kita bisa menjalankan perintah Ping dengan format seperti ini.

C:\Users\TutorJaringanku> ping -l 500 192.168.14.1 -t

Penjelasan :
  • 192.168.14.1 = IP DNS Server yang kita dapatkan dari hasil ipconfig/all
  • -l 500 = Packet size yang dikirim sebesar 500 bytes
  • -t = Agar Ping tidak terputus

Baca juga : Fungsi perintah ipconfig pada CMD

Perintah diatas berfungsi untuk mengetahui kualitas koneksi internet (baik melalui kabel maupun wireless) dengan cara mengirimkan packet ICMP sebesar 500 bytes ke IP address 192.168.14.1, apabila dengan menjalankan perintah Ping tersebut output yang dihasilkan tidak terdapat Request Timeout (RTO), maka bisa dipastikan kondisi jaringan kita dalam keadaan prima. Namun apabila output yang dihasilkan terdapat Request Timeout (RTO) maka bisa dipastikan kalau koneksi kita sedang dalam keadaan kurang baik.

Secara default ketika kita menjalankan perintah Ping, maka packet size yang akan dikirim yaitu sebesar 64 bytes (OS Linux) dan 32 bytes (OS Windows).

Angka 500 disini bisa diartikan sebagai beban dimana maksimal beban yang dapat dikirimkan yaitu sebesar 65507 bytes (OS Linux) dan 65500 (OS Windows), semakin besar beban packet size yang dikirimkan maka semakin besar pula resource bandwidth yang termakan.

Sebagai bahan perbandingan, silahkan sobat buka jendela command prompt (CMD) dengan cara menekan tombol kombinasi Windows + R, lalu pada kolom Run ketik CMD, setelah terbuka jendela CMD ketikkan perintah Ping dengan format berbeda, yang pertama yaitu.

C:\Users\TutorJaringanku> ping 192.168.12.1

Ping dengan packet size standar 32 bytes
Gambar 1 : Ping dengan packet size standar

Perintah Ping yang kedua yaitu seperti ini.

C:\Users\TutorJaringanku> ping -l 65500 192.168.12.1

Ping dengan packet size tertinggi yaitu 65500 bytes
Gambar 2 : Ping dengan packet size 65500

Dari kedua sample diatas bisa dilihat untuk contoh Gambar 1 menggunakan packet size (beban) yang standar yaitu 32 bytes dan menghasilkan ping time 1ms (1 millisecond), sedangkan pada contoh Gambar 2 saya menggunankan packet size tertinggi yaitu 65500 bytes dan menghasilkan ping time sampai 404ms (404 millisecond).

Pada contoh Gambar 2 saya sengaja menggunakan beban atau packet size tertinggi yaitu sebesar 65500 bytes agar perbedaanya lebih terlihat dibandingkan dengan menggunakan packet size 32 bytes, dari kedua contoh diatas terlihat bahwa semakin besar packet size yang dikirim ketika menjalankan Ping maka akan dibarengi dengan latency (ping time) yg semakin besar pula.

Apabila kita kembali melihat contoh sebelumnya yaitu menjalankan Ping dengan packet size yang di set 500 bytes, tentu saja 500 bytes lebih besar daripada 32 bytes bukan ? dan bukankah semakin besar packet size atau beban yang dikirim ketika menjalankan Ping maka akan semakin membebani koneksi pada jaringan ?

Dari fakta tersebut bisa kita tarik kesimpulan bahwa, bagaimana mungkin ketika performa jaringan kita sedang buruk dan terasa lambat akan menjadi stabil dan lebih cepat dengan menjalankan Ping via CMD ? Yang ada justru sebaliknya, manakala kondisi jaringan sedang buruk lalu kita menjalankan Ping dengan packet size yang tinggi maka akan semakin membebani performa jaringan kita.

Bisa dibayangkan apabila koneksi pada jaringan kita sedang buruk, lalu ada 10, 20, 40, atau 100 user yang melakukan Ping dengan packet size yang tinggi dalam waktu bersamaan. Alih-alih ingin koneksi internet makin cepat dan lancar, yang ada justru jaringan akan lumpuh (down) dikarenakan banyaknya traffic yang berasal dari aktivitas Ping yang lalu lalang didalam jaringan.

Kesimpulan


Jadi saya tegaskan sekali lagi, mempercepat koneksi internet dengan menjalankan Ping pada CMD adalah HOAX ! dan itu jelas-jelas merupakan salah satu pembodohan, karena fungsi Ping pada jaringan tujuannya bukanlah untuk mempercepat koneksi internet, melainkan sebagai tool atau program utilitas untuk mendiagnosa permasalahan yang terjadi didalam jaringan.

Baca juga : 5 Perintah dasar pada command prompt

Demikian artikel yang cukup panjang ini, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan serta pengetahuan bagi kita semua, terimakasih.


Sumber referensi :
https://id.wikipedia.org/wiki/Ping
http://www.norisanto.com/koneksi-internet/alasan-mengapa-reply-time-ping-tinggi-atau-besar/
http://www.norisanto.com/command-superhero-prompt/piiiiiing-ping-atau-pink-fungsi-ping-kenapa-harus-di-ping/
https://windaprofile.wordpress.com/2015/04/13/fungsi-serta-cara-kerja-ping-dan-traceroute/